Jumat, 29 Maret 2013

MENILAI PARADIGMA PERTAHANAN INDONESIA

Foto T-50 Golden Eagle akan tiba tahun ini

ancablogspot.com ©copyright 2013
Belanja alutsista yang digelontorkan Pemerintah
untuk paket 2010-2014 tentu sangat
menggembirakan kita sekaligus membanggakan.
Belanja itu sekaligus membuktikan komitmen yang
serius dari Pemerintah untuk mendandani tentaranya
melangkah menuju kualifikasi setara dan
berteknologi. Perkuatan alutsista TNI dan
peningkatan kuantitas serta kualitas pelatihan prajurit
telah membangkitkan sebuah paradigma baru bagi
militer kita, yaitu berlatih tanpa henti dan bersiap diri
dengan alutsista berteknologi.
Ketika uji tembak rudal Yakhont di perairan Laut
Sulawesi beberapa waktu lalu, kebanggaan yang
diraih dengan keberhasilan menenggelamkan KRI LST
Teluk Berau itu merupakan kebanggaan dalam
menilai sebuah paradigma teknologi tempur. Yaitu
keberhasilan yang mandiri tanpa dibantu oleh
ilmuwan Rusia meluncurkan dan menembak tepat
lambung LST tua itu sampai terjengkang kemudian
tenggelam. Ini adalah keberhasilan pertama yang
dilakukan militer di luar Rusia dalam mengoperasikan
rudal maut yang punya kemampuan jelajah sampai
300 km untuk menghajar kapal musuh.
Tahun ini direncanakan berlangsung latihan
gabungan TNI berskala besar. Ini akan melibatkan
banyak personil dan alutsista terbaru yang dimiliki
TNI. Area latihannya berpeluang besar dilakukan
untuk yang kesekian kalinya yaitu diwilayah sekitar
perairan Ambalat dan Sangatta di Kalimantan Timur.
Hanya bedanya di wilayah perbatasan itu saat ini
sedang berlangsung "pertempuran emosional" antara
pasukan Malaysia yang bersenjata lengkap dengan
gerilyawan Sulu yang mengklaim wilayah Sabah.
Tentunya jika konflik itu berkepanjangan, ketika
dilakukan Latgab TNI akan terjadi tontonan yang
menarik karena armada laut Malaysia yang sekarang
sedang melakukan patroli laut di perairan Sabah akan
bertemu dengan rombongan besar armada TNI AL
yang melakukan show of force.
Paradigma yang berbeda dari show of force kali ini
adalah armada laut TNI AL sudah dilengkapi dengan
persenjataan yang mematikan seperti rudal yakhont,
C802 dan C705, termasuk tank amfibi terbaru BMP3F.
Rasa percaya diri militer Indonesia tentu sudah jauh
menuju kesetaraan segala matra dengan asumsi titik
awal ada di tahun 2014 saat sebagian besar alutsista
modern sudah ada di pangkuan. Meski secara
diplomasi tidak menganggap Malaysia atau Singapura
sebagai kompetitor tetapi tetaplah secara naluri
kebangsaan keinginan memiliki alutsista modern
dengan kuantitas dan kualitas yang minimal setara
dengan negara tetangga menjadi idaman kita semua.
Sekedar ilustrasi catatan keberhasilan ekonomi
Indonesia tahun 2012 berdasarkan data resmi BPS
memberikan gambaran tentang pertumbuhan
ekonomi stabil selama delapan tahun dengan rata-
rata diatas 6 %, lalu pendapatan perkapita posisi
Desember 2012 telah mencapai US$ 3.850,
bandingkan dengan pendapatan perkapita tahun
1998 yang sebesar US$ 482 dan tahun 2004 sebesar
US$ 1.188. Posisi produk domestik bruto Indonesia
merupakan yang terbesar di Asia Tenggara dan nomor
16 pada tingkat dunia. Bursa saham di Jakarta pun
ikut mekar berkembang yang menunjukkan tingkat
investasi yang baik di negeri ini.
Sejalan dengan itu target yang hendak dicapai untuk
pendapatan perkapita tahun 2014 adalah sebesar US
$ 4.800 – 5.000,- sementara pencapaian tahun 2025
ditargetkan sebesar US$ 13.000 – 16.000 dengan
produk domestik bruto menduduki ranking 12 besar
dunia. Tentu saja keberhasilan ini membawa
kepastian akan kekuatan daya beli (purchase power)
yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dan
salah satu kekuatan daya beli itu adalah kekuatan
anggaran belanja alutsista. Belanja alutsista RI
dengan ritme pertumbuhan ekonomi dan kekuatan
beli yang dikenal dengan APBN dipastikan akan
meningkat tajam apalagi jika komitmen next
government memberikan angin segar bagi perkuatan
alutsista TNI.
Mestinya ikut pula terbawa cara pandang yang
mampu menilai paradigma ber TNI dan ber alutsista
sejalan dengan perkembangan kekuatan postur TNI.
Kenyataannya masih banyak kalangan yang berpola
pikir masa lalu dalam melihat postur TNI yang
mendapatkan alutsista baru. Misalnya dengan
tabuhan gendang dari segelintir oknum "membela
yang bayar" dikumandangkan bahwa senjata-senjata
itu nantinya digunakan untuk menggebuk rakyat
sendiri. Suara ini didengungkan dan lalu diamini oleh
segelintir rakyat yang kurang paham atau yang sudah
punya pola prasangka buruk pada pemerintah.
Kita harus akui bahwa masih banyak kekurangan
dalam karya di pemerintahan kita, utamanya korupsi
yang masih merajalela atau belum meratanya
keadilan hukum bagi semua pihak. Tetapi harus
diakui bahwa stabilitas ekonomi dengan pertumbuhan
yang tinggi dan iklim investasi yang semakin baik
merupakan nilai keberhasilan selama sembilan tahun
ini. Dunia mengakui itu tetapi ada sebagian kecil dari
kita yang tidak menganggap itu sebagai
keberhasilan. Tetapi setelah kita teliti ternyata
kelompok orang yang bersuara sumbang itu, ya itu-itu
saja orangnya dari kumpulan barisan sakit hati yang
memang dibiayai untuk bersuara sumbang sampai-
sampai ingin menggulingkan pemerintah.
Tentara di republik ini tidak terjun lagi ke dunia politik,
tugasnya sebagai komponen utama pertahanan
negara tentu juga menjaga lambang-lambang negara
termasuk Presiden. Oleh karena itu upaya-upaya
yang mengatas namakan rakyat dari segelintir barisan
sakit hati tadi yang mengancam hendak melakukan
gerakan inkonstitusional tentu akan berhadapan
dengan tentara dan polisi serta sebagian besar rakyat
Indonesia yang punya pola rasional, perspektif dan
prasangka baik. Hanya saja komponen masyarakat ini
tidak terekspos atau tak ingin tampil.
Menilai paradigma ber pemerintahan sangat kental
hubungannya dengan kosa kata "politik". Hanya
orang waras dan cerdas yang dapat menilai
paradigma adanya kemajuan selama sembilan tahun
ini. Tetapi jika sudah ada unsur politisasi maka nilai
paradigma itu tidak mampu dibaca dengan kacamata
bening hati. Sama juga ketika kita melihat
pertumbuhan postur TNI yang semakin gagah, nilai
paradigma dari perubahan menuju kekuatan sengat
yang berteknologi pasti akan memberikan nilai
kebanggaan. Tetapi jika sudah dimasuki unsur iri,
dengki dan nuansa politis tentu kejernihan menilainya
sudah ternoda. Dan itu bukan menilai paradigma
dengan kebeningan hati.
******


Sumber : analisis Bung Jagvane


Salam penulis

ANCA | ancablogspot-anca.blogspot.com
©copyright 2013
Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Selasa, 26 Maret 2013

PENAMPILAN TIM AKROBATIK JUPITER MEMUKAU DI MALAYSIA

Foto Jupiter Aerobatik team (JAT)


ancablogspot.com ©copyright 2013
TNI Angkatan Udara hari ini, Selasa, 26 Maret 2016 mulai beraksi dalam perhelatan Langkawi Internasional Maritime and Aerospace (LIMA) 2013. Inilah penampilan pertama tim aerobatik Indonesia di Malaysia atau yang kedua di luar negeri, setelah tahun lalu tampil di Thailand. Tim Jupiter akan adu piawai di langit Langkawi dengan tim aerobatik dari Prancis, Amerika Serikat, Rusia, dan tim tuan rumah, Keris Sakti.
Kami siap memukau publik internasional yang hadir di Langkawi, ujarteam leaderJupiter, Kolonel Penerbang Dedy Susanto ketika ditemui di Bandar Udara Internasional Langkawi kemarin. "Dalam gladi bersih tadi semuanya berjalan baik. Kami harapkan demikian pula saat tampil di pembukaan nanti. Mohon doanya."
Rencananya, Tim Jupiter akan tampil antara pukul 10.00-12.00 hari ini. Penampilan Tim Jupiter akan disaksikan Menteri Pertahanan Malaysia Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi, Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, dan para undangan dari negara sahabat.
Tim Jupiter akan terbang sehari sekali hingga tanggal 28. "Pada tanggal 29-30 Maret menjadi dua kali sehari karena hari itu LIMA 2013 terbuka untuk masyarakat luas," ujar Dedy. (Lihat FOTO,Aksi Aerobatik Pesawat Jet dari Breitling Jet Team)
Menurut Dedy, enam KT-1B Wong Bee TNI Angkatan Udara akan melakukan 18 manuver andalan. Waktu yang dibutuhkan sekitar 20 menit. "Pesawat dalam keadaan prima, ruang udara mendukung, dan semoga cuaca juga cerah," ujarnya.
Tim Jupiter memboyong 13 pilot dan 35 kru ke LIMA 2013. Para penunggang angin dari Skuadron Pendidikan 102 Lanud Adi Sutjipto itu terbang ke Langkawi dari Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, pada Jumat lalu, "Profesionalisme pilot tempur tidak ditunjukkan dalam berperang saja, tapi saat damai perlu ditampilkan dalam akrobatik udara," kata Menteri PertahananPurnomo Yusgiantorosaat melepas tim Jupiter di Halim.
"Nanti orang luar bisa ukur kemampuan Indonesia. Itu pesan yang ingin saya sampaikan, bahwa kita tidak kalah kualitas," Purnomo menambahkan.
Bagi tim Jupiter, ini menjadi muhibah kedua ke luar negeri. "Yang pertama ke Thailand 2012 untuk memperingati 100 Tahun Penerbangan Thailand," ujar Dedy.
Menurut Dedy, rute Jakarta-Langkawi ditempuh selama dua hari. Hari pertama dari Halim ke Pekanbaru. Hari kedua dari Pekanbaru singgah sebentar di Medan lalu langsung ke Langkawi. Kami cuma mengalami sedikit gangguan cuaca di Pekanbaru, kata dia.
Pada ajang dua tahunan ini, Indonesia juga memamerkan satu unit pesawat CN 295 versi militer. Pesawat ini diminati banyak negara, seperti Korea Selatan, Turki, dan negara-negara ASEAN


Sumber: tempo.com


Salam penulis

ANCA | ancablogspot-anca.blogspot.com
©copyrigh 2013


Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Sabtu, 23 Maret 2013

GEDUNG TERTINGGI KE5 DIDUNIA AKAN DIBANGUN DI JAKARTA

Gambar wisma BNI46


ancablogspot.com copyright ©2013. Jakarta Tidak hanya menjadi
salah satu pusat bisnis di Ibu Kota, kawasan SCBD
dalam lima tahun ke depan akan memperoleh
predikat baru sebagai rumah bagi bangunan tertinggi
di seantero Tanah Air.
Hal itu seiring rencana PT Danayasa Arthatama Tbk
membangun Signature Tower, yang akan berlokasi di
lot 6 kawasan SCBD. Bakal gedung tertinggi di
Indonesia ini dirancang memiliki 111 lantai yang akan
berdiri megah setinggi 638 meter di atas permukaan
tanah.
Pengejewantahan rencana itu sendiri telah
menunjukkan tanda-tanda konkrit dengan
dibongkarnya gedung Automall yang tadinya
merupakan pusat penjualan serta showroom mobil-
mobil mewah di jantung kawasan SCBD.
Corporate Secretary Danayasa Arthatama Tony
Soesanto mengatakan, kegiatan pembongkaran
tersebut bagian dari proses uji struktur tanah di lokasi
bakal berdirinya menara yang digadang-gadang
masuk kedalam 5 besar bangunan tertinggi di dunia
tersebut. "Kita perlu area kerja untuk soil test dulu,"
kata dia.
Sebelumnya, Santoso Gunara, Wakil Presiden Direktur
PT Jakarta International Hotels & Development Tbk,
induk usaha Danayasa Arthatama mengatakan para
ahli gempa dari Jepang dan Institut Teknologi
Bandung (ITB) akan dilibatkan dalam proyek
pembangunan menara Signature Tower.
Pengerjaan uji struktur tanah sendiri akan dilakukan
dengan pengeboran 200 meter ke dalam tanah untuk
menentukan desain fondasi menara yang lebih detail,
demi menekan risiko terburuk jika adanya gempa
bumi.
Meski demikian, Santoso masih belum mau
memberikan kepastian kapan proyek yang
diperkirakan menelan biaya hingga US$2 miliar
tersebut akan memasuki masa konstruksi.
Namun tahapan-tahapan proyek ini setidaknya sudah
mulai terlihat lewat penandatanganan perjanjian kerja
sama antara Danayasa Arthatama dengan MGM
Hospitality di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 21 Mei
2012 yang lalu. Hal ini terkait kerja sama pengelolaan
hotel super mewah, Convention Center, service
apartemen untuk bakal gedung The Signature Tower,
SCBD, Jakarta.
Yang pasti, mimpi Indonesia untuk memiliki salah satu
gedung pencakar langit tertinggi di dunia boleh jadi
akan terwujud. Dalam daftar 100 gedung tertinggi di
dunia yang dikeluarkan Council of Tall Buildings and
Urban Habitat, Illinois Institute of Technology, Chicago,
Amerika Serikat, bulan Desember 2011, Signature
Tower-Jakarta bakal menjadi gedung tertinggi ke-5 di
dunia.
The Kingdom Tower-Jeddah berada diurutan pertama
gedung tertinggi di dunia dalam daftar tersebut
dengan tinggi 1 km di atas permukaan tanah dengan
jumlah lantai 156, sedangkan Petronas Tower-Kuala
Lumpur berada di urutan ke-31 dengan ketinggian 452
meter dan jumlah lantai 88.
Signature Tower sendiri dirancang oleh konsultan-
konsultan berkelas dunia yang berpengalaman dalam
pembangunan gedung-gedung mega-tinggi (mega
tall buildings) di dunia, dengan didampingi konsultan-
konsultan dalam negeri yang ternama, yakni
Smallwood, Reynolds, Stewart, Stewart & Associates,
sebuah firma arsitektur ternama dari Atlanta, Amerika
Serikat. (Andreas Timothy/Ray)

Sumber: metronews.com

Salam penulis

ANCA | ancablogspot-anca.blogspot.com
Copyright ©2013
Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Jumat, 22 Maret 2013

SAYA INDONESIA BUKAN INDON (5 hinaan malaysia kepada bangsa indonesia)

Gambar Demo didepan kedubes


ancablogspot | ©copyright 2013

Malaysia lagi-lagi melecehkan pemerintah Indonesia. Kali ini mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin menyebut Presiden RI ke 3 BJ Habibie sebagai pengkhianat bangsa.
Bukan kali ini saja Malaysia menyerang harga diri pemerintah atau rakyat Indonesia. Berkali-kali negeri jiran itu menyulut api kemarahan.
Sikap diam pemerintah Indonesia saat ini ternyata membuat Malaysia semakin menjadi-jadi. Berikut lima hinaan Malaysia kepada Indonesia.

1. Malaysia sebut TKI dengan sebagai Indon
Malaysia selalu menyebut negara kita dan TKI yang ada di sana sebagai Indon. Indon ternyata sebutan negatif yang bermakna jongos atau budak (belian).
Malaysia sudah hampir dua dekade menggunakan istilah Indon untuk menyebut TKI yang berada di sana. Namun bila berkomunikasi dengan sesama elit mereka sering menyebut negara serumpun, tetapi kepada PRTatau TKI, mereka menyebut Indon.
Sebutan Indon tentu sangat merendahkan martabat dan harga diri Indonesia. Namun para elit seolah menutup mata dengan istilah ini. Indonesia adalah Indon.

2. Iklan 'Indonesian maids now on SALE'
Akhir Oktober lalu masyarakat Indonesia kembali dibuat geram oleh ulah warga Malaysia. Sebuah iklan selebaran ditempel di ruang publik di Malaysia yang menyebutkan sebuah layanan jasa menyediakan tenaga kerja Indonesia. Disebutkan para TKI bisa dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga dengan harga yang didiskon.
Iklan selebaran itu berbunyi:
"Indonesian maids now on SALE. Fast and Easy Application!! Now your housework and cooking come easy. You can rest and relax, Deposit only RM 3,500! Price RM 7,500 nett."
Kecaman kepada pemerintahan Malaysia pun bermunculan. Namun pihak Malaysia menyebut bahwa iklan tersebut liar dan ditempel oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Meski demikian iklan yang marak ditempel di Malaysia itu telah melukai hati dan harga diri bangsa Indonesia.

3. Suporter Malaysia lecehkan Indonesia
Di lapangan hijau, suporter Malaysia juga pernah melecehkan bangsa Indonesia. Para suporter Malaysia pernah menyamakan Indonesia dengan binatang.
Bahkan penghinaan itu juga beredar di youtube. Penghinaan itu terjadi saat pertandingan antara Indonesia melawan Laos di Stadion Bukit Jalil Malaysia. Saat itu Suporter Malaysia yang sedang menunggu pertandingandengan Singapura masuk ke stadion dan melecehkan Suporter Indonesia.
Bahkan hal itu membuat berang Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna. Tetapi, makian itu dibalas Wakapolri dengan guyonan tajam.
"SMS saya penuh dengan makian, Indonesia dibilang anjing. Kalau kita dibilang anjing nggak usah marah. Kalau kita anjing, dia (suporter Malaysia) tainya," ujar Nanan, Jumat (30/11).

4. Malaysia klaim 6 budaya Indonesia
Pada rentang 2007-2012, Malaysia sudah 6 kali mengklaim budaya milik Indonesia sebagai warisan budaya mereka. Klaim Malaysia itu bermula pada November 2007 terhadap kesenian reog ponorogo. Selanjutnya padaDesember 2008 Malaysia mengklaim lagu Rasa Sayange dari Kepulauan Maluku. Lalu klaim batik pada Januari 2009.
Tari pendet yang jelas-jelas dari Bali juga diklaim Malaysia pada Agustus 2009 yang muncul dalam iklan pariwisata negeri jiran yang suka menyatakan diri sebagai The Truly Asia itu. Selanjutnya instrumen dan ansambel musik angklung pada Maret 2010.
Lalu yang terbaru adalah klaim Malaysia atas tari tor-tor dan gondang sambilan yang merupakan asli kesenian dari Sumatera Utara.

5. Habibie disebut pengkhianat bangsa
Mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin menyebut Presiden RI Ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie sebagai pengkhianat bangsa. Tudingan ini dia tuliskan pada tajuk rencana sebuah media massa, koran Utusan Malaysia.
Dalam tulisannya, Maidin menyebut bila BJ Habibie tercatat sebagai Presiden Indonesia paling singkat dalam sejarah. Maidin menuding Habibie tersingkir karena mengkhianati negaranya, dan juga telah menjadi tamu kehormatan bagi Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat Anwar Ibrahim baru-baru ini.
Maidin menyebut mantan Menristek itu disingkirkan setelah menjadi Presiden Indonesia hanya selama 1 tahun 5 bulan karena setuju dengan desakan Barat agar mengadakan referendum di Timor Timur. Hal ini menyebabkan Timor Timur keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 1999.
"Beliau mengakhiri jawatan dalam kehinaan setelah menjadi presiden sejak 20 Oktober 1999," tulis Maidin seperti dikutip dari Utusan.com, Selasa (11/12).
Tak hanya soal Timor-Timur, Maidin juga menyatakan Habibie adalah penyebab perpecahan bagi rakyat Indonesia. Saat Habibie memimpin, Indonesia memiliki 48 partai politik yang dinilai Maidin adalah sebagai bentuk perpecahan politik.
"Habibie menjadi gunting dalam lipatan terhadap Presiden RI Soeharto walaupun Soeharto yang membawanya kembali dari Jerman untuk kemudiannya menjadi wakil Presiden dan demikian juga yang dilakukan oleh Anwar Ibrahim terhadap Tun Dr Mahahtir Mohamad ketika beliau menjadi Timbalan Perdana Menteri setelah dipungut daripada ABIM," tulis Maidin.


Sumber : merdeka.com

Salam Penulis :

ANCA | ancablogspot-anca.blogspot.com
©copyright 2013

Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Minggu, 17 Maret 2013

INDONESIA MENAMBAH EFEK DETERENS

Tank leopard






ancablogspot (17-3-13) - Menteri Pertahanan (menhan) Purnomo
Yusgiantoro mengatakan, alutsista yang mempunyai
efek penggentar (deterrence) milik Indonesia sudah
lengkap. Apalagi, kesepakatan soal pembelian main
battle tank (MBT) Leopard dari Jerman menurutnya
sudah final.
"Untuk deterrence saya kira kita sudahlah (lengkap),"
kata Menteri Pertahanan Purnomo di komplek kantor
presiden, Jakarta, Jumat (1/3).
Selain tank leopard yang berberat 60 ton yang
berjumlah lebih seratus unit, Indonesia juga sudah
memesan tank medium dibawah leopard dengan
berat 30 hingga 40 ton. Selama ini Indonesia hanya
punya light tank.
"Sudah (tank disetujui) bagian paket dan kita sudah
punya satuan rudal," kata Purnomo lagi.
Pada akhir kabinet diperkirakan sistem penggentar
Indonesia sudah lengkap yang mana kebanyakan
alustsista tersebut dipasok dari Jerman.
Untuk saat ini, Alutsista penggentar yang dimiliki
Indonesia antara lain, pesawat grobb, satuan rudal
dengan jangkauan 300 kilometer dan 150 kilometer,
helikopter Puma yang bisa digunakan untuk
penggunaan keperluan militer dan sipil, jet heavy
fighter dan jet light fighter, main battle tank, medium
battle tank dan light battle tank.
"Sekarang sedang proses akhir (leopard). Kita kan
akan dapatkan cukup banyak dari sana (Jerman).
Pokoknya lebih dari seratus dan itu sudah cukup efek
penggentarnya," tutupnya.




Sumber : hankam

Salam penulis
ANCA | ancablogspot-anca blogspot.com

Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Selasa, 12 Maret 2013

MENILAI KEMELUT "ASKAR DIRAJA SULU VS MALAYSIA”

Gambar pesawat super tucano INDONESIA
(Imej ancablogspot)


ancablogspot (12.3.13) Diawali dengan serangan udara di pagi hari itu Selasa
tanggal 5 Maret 2013, 8 jet tempur Angkatan Udara
Malaysia yang terdiri dari 3 Hornet dan 5 Hawk
membombardir kawasan "hunian" pejuang Sulu yang
melakukan infilltrasi sejak 9 Februari 2013 lalu di
Kampung Tanduo Lahad Datu Sabah. Serangan itu
kemudian dilanjutkan dengan pengerahan ribuan
tentara darat Malaysia berikut persenjataan berat
berupa kendaraan lapis baja dan artileri. Mereka
menyisir kawasan yang telah diduduki pasukan Sulu
selama hampir sebulan untuk mencari dan
menemukan gerilyawan terlatih veteran Moro Filipina
Selatan.
Serangan emosional tentara Malaysia itu sebenarnya
mewakili jalan pikiran petinggi pemerintahan dan
militer di Kuala Lumpur yang merasa kalah malu
karena tak mampu mendeteksi kehadiran milisi
bersenjata di daratan Sabah sejak 9 Februari 2013 lalu.
Langkah militer Malaysia yang overdosis itu justru
melengkapi dua "kekalahan" sebelumnya yaitu
ketidakmampuan intelijen Malaysia mendeteksi
kehadiran milisi dalam jumlah ratusan dan pola
runding yang berlarut dan buntu sehingga kemudian
menjadi berita mendunia. Mestinya sejak mencium
adanya pergerakan milisi bersenjata di negerinya
militer Malaysia sudah harus melakukan serangan
dadakan. Sehingga tak sampai ceritanya menjadi
berita dunia berminggu-minggu. Pada akhirnya opini
yang berkembang di luar Malaysia memberikan kesan
bahwa Sabah memang bukan milik sejati persekutuan
tanah melayu.
Ini baru halaman pertama, kira-kira begitu, meminjam
istilah Anas Urbaningrum. Halaman berikutnya sangat
diyakini bahwa perang gerilya dan sabotase akan
berlangsung lama di Sabah. Dan itu harus diselesaikan
melalui jalan perundingan, bukan jalan militer. Milisi
Sulu sudah tentu mendapat aliran senjata dari saudara
seperjuangannya milisi Moro Mindanao. Senjata-
senjata itu jumlahnya diprediksi bisa mempersenjatai
minimal 10 batalyon milisi. Belum lagi jika ada senjata
selundupan yang disusupkan intelijen asing untuk
"membantu" perjuangan Sultan Sulu mendapatkan
haknya.
Malaysia yang selama ini selalu menyanyikan lagu
berirama "Meng" sekarang dipaksa harus
mendengarkan lagu berirama "Di" yang gemanya
sudah mendunia. Maksudnya irama "Mengklaim"
sekarang sudah diimbangi dengan syair populer
"Diklaim". Dan tanah yang diklaim itu tak tanggung-
tanggung yaitu sebuah "sawah" yang bernama Sabah
yang kaya sumber daya alam mineral itu. Tak usahlah
diceritakan lagi proses historis tentang kebaikan Sultan
Brunai memberikan Sabah ke Sultan Sulu karena jasa
baiknya memerangi pemberontak di North Borneo itu.
Sejarah sudah mencatatnya, termasuk dimasukkannya
Sabah dan Sarawak dalam pembentukan negara
Malaysia tahun 1963.
Sesungguhnya menghadapi perang gerilya tidak perlu
menghadirkan alutsista seperti jet tempur F18 Hornet.
Cukup diatasi dengan pesawat coin (counter
insurgency) seperti Bronco atau Super Tucano. Ketika
Indonesia membeli 16 Super Tucano baru-baru ini,
banyak pihak di Malaysia mentertawakan. Nah
sekarang ketika mereka berhadapan dengan
gerilyawan nyata, baru terasa kebutuhan akan
pesawat jenis itu. Hornet atau Sukhoi kan untuk
supremasi udara, duel udara antar negara, bukan
untuk melawan gerilya. Tetapi apa boleh buat perang
di Lahad Datu telah dimulai, ada aksi pasti ada reaksi.
Sulu tidak sendirian. Pejuang Filipina Selatan yang lain
tidak akan membiarkan luka dan duka saudaranya
yang menuntut hak. Dan kita akan menyaksikan cerita
dan berita berdarah itu pada halaman berikutnya.
Malaysia terperangkap persis di mulut "kepala anjing"
pulau Kalimantan dimana Lahad Datu berada. Umpan
yang diberikan milisi Sulu di mulut itu memberikan
beberapa muntahan yang kemudian menjadi serangan
militer emosional yang overdosis. Boleh jadi dalam
serangan senjata berat itu militer Malaysia
menyatakan diri sebagai pemenang tetapi bagi
pejuang dan gerilyawan itu justru menjadi pemicu dan
pembangkit adrenalin untuk melakukan balas dendam
berupa sabotase atau perang gerliya.
Milisi Sulu yang didukung MNLF (pejuang Moro)
sejatinya mengenal betul wilayah Sabah. Apalagi di
wilayah itu terdapat ratusan ribu warga Malaysia dari
etnis Sulu. Seperti yang dikatakan Habib Hashim
Muhajab, Ketua Dewan Komando Islam MNLF, pejuang
Moro ketika melakukan perlawanan terhadap
pemerintah Filipina menjadikan Sabah sebagai tempat
latihan militernya. Tetapi yang lebih seram dari
pernyataan Hashim adalah meski pemimpin MNLF
belum secara resmi menyatakan memerintahkan
pasukan untuk berlayar ke Malaysia namun ribuan
milisi Moro menyatakan siap diterjunkan dalam
pertempuran.
Pemerintah Filpina dihadapkan pada posisi serba
salah. Tidaklah mungkin selamanya mereka berada
dalam posisi yang sama dengan pemerintah Malaysia.
Apalagi sudah jatuh korban di pihak milisi Sulu yang
nota bene adalah warga Filipina. Apakah Pemerintah
Filipina akan terus membiarkan warganya dibombardir
tentara tetangga sebelahnya. Tentu tidak. Meski
secara diplomasi selalu disuarakan agar milisi Sulu
segera pulang kampung, tetapi bukankah lidah
memang tidak bertulang. Secara diplomasi dan
hubungan bertetangga perlu disuarakan hal itu tetapi
secara intelijen dan militer apalagi yang menyangkut
keselamatan dan harga diri bangsa tentu Filipina tidak
sepolos itu.
Indonesia sendiri berkepentingan mengawal kawasan
perbatasan Sabah dimana Ambalat berada. Saat ini
ada 9 KRI dan beberapa kapal kecil bersenjata
termasuk pasukan Marinir melakukan patroli di
perairan Sebatik dan Nunukan. TNI AD juga
melipatgandakan pasukannya untuk mengantisipasi
limpahan limbah konflik yang tak terduga termasuk
antisipasi eksodus ribuan TKI dari Sabah. Pemerintah
sudah mengantisipasi jika terjadi kelangkaan bahan
pokok di Sebatik dan Nunukan sebagai akibat konflik
Sabah. Pertarungan klaim di Sabah sudah masuk
dalam wilayah adu jotos, maka kita harus siap-siap
menjaga ring itu agar jangan sampai mereka keluar
ring yang berarti masuk wilayah kita. Kalau masuk
wilayah kita, kita jotos juga, mengapa tidak.

Sumber: kaskus

Salam penulis
ANCA | ancablogspot-anca.com
Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Sabtu, 09 Maret 2013

INILAH ORANG INDONESIA YANG GENIUS DI LUAR NEGERI

ancablogspot(9.3.13)
1. Prof Nelson Tansu, PhD- Pakar Teknologi Nano
Teknologi nano adalah kunci bagi perkembangan
sains dan rekayasa masa depan. Inovasi-inovasi
teknologi Amerika, yang mempengaruhi kehidupan
sehari-hari seluruh orang di dunia, bertopang pada
anak anak muda brilian semacam Nelson Tansu.
Nelson, misalnya, mampu memberdayakan sinar laser
dengan listrik superhemat. Sementara sinar laser
biasanya perlu listrik 100 watt, di tangannya cuma
perlu 1,5 watt.
Penemuan-penemuannya bisa membuat lebih murah
banyak hal. Tak mengherankan bila pada Mei lalu, di
usia yang belum 32 tahun, Nelson diangkat sebagai
profesor di Universitas Lehigh. Itu setelah ia
memecahkan rekor menjadi asisten profesor termuda
sepanjang sejarah pantai timur di Amerika. Ia menjadi
asisten profesor pada usia 25 tahun, sementara
sebelumnya, Linus Pauling, penerima Nobel Kimia
pada 1954, menjadi asisten profesor pada usia 26
tahun. Mudah bagi anak muda semacam Nelson ini
bila ingin menjadi warga negara Amerika.
Amerika pasti menyambutnya dengan tangan terbuka.
"Apakah tragedi orang tuanya membikin Nelson benci
terhadap Indonesia dan membuatnya ingin beralih
kewarganegaraan?" "Tidak. Hati Saya tetap melekat
dengan Indonesia," katanya. Nelson bercerita, sampai
kini ia getol merekrut mahasiswa Indonesia untuk
melanjutkan riset S-2 dan S-3 di Lehigh. Ia masih
memiliki ambisi untuk balik ke Indonesia dan
menjadikan universitas di Indonesia sebagai
universitas papan atas di Asia.
Jawaban Nelson mengharukan. Nelson adalah aset
kita. Ia tumbuh cemerlang tanpa perhatian negara
sama sekali. Bila Koran Tempo kali ini menurunkan
liputan khusus mengenai orang-orang seperti Nelson,
itu karena koran ini melihat sesungguhnya kita cukup
memiliki ilmuwan dan pekerja profesional yang
berprestasi di luar negeri. Diaspora kita bukan hanya
tenaga kerja Indonesia. Kita memiliki sejumlah Nelson
lain—di Amerika, Eropa, dan Jepang. Orang orang
yang sebetulnya, bila diperhatikan pemerintah, akan
bisa memberikan sumbangan berarti bagi kemajuan
Indonesia.
2. Muhammad Arief Budiman
Di sebuah ruang kerja di kompleks Orion Genomic,
salah satu perusahaan riset bioteknologi terkemuka di
negeri itu, seorang lelaki Jawa berwajah "dagadu"—
sebab senyum tak pernah lepas dari bibirnya—kerap
terlihat sedang salat. Dialah Muhammad Arief
Budiman. Pada mulanya bercita-cita menjadi pilot, lalu
ingin jadi dokter karena harus berkacamata sewaktu
SMP, anak pekerja pabrik tekstil GKBI itu sekarang
menjadi motor riset utama di Orion. Jabatannya:
Kepala Library Technologies Group. Menurut
BusinessWeek, ia merupakan satu dari enam
eksekutif kunci perusahaan genetika itu.
Genetika adalah cabang ilmu biologi yang
mempelajari gen, pembawa sifat pada makhluk hidup.
Peran ilmu ini bakal makin sentral di masa depan:
dalam peperangan melawan penyakit, rehabilitasi
lingkungan, hingga menjawab kebutuhan pangan
dunia.
Arief tak hanya terpandang di perusahaannya.
Namanya juga moncer di antara sejawatnya di negara
yang menjadi pusat pengembangan ilmu tersebut:
menjadi anggota American Society for Plant Biologists
dan—ini lebih bergengsi baginya karena ia ahli
genetika tanaman—American Association for Cancer
Research.
Asosiasi peneliti kanker bukan perkumpulan ilmuwan
biasa. Dokter bertitel PhD pun belum tentu bisa
"membeli" kartu anggota asosiasi ini. Agar seseorang
bisa menjadi anggota asosiasi ini, ia harus aktif
meneliti penyakit kanker pada manusia. Ia juga harus
membawa surat rekomendasi dari profesor yang lebih
dulu aktif dalam riset itu serta tahu persis riset dan
kontribusi orang itu di bidang kanker. Arief
mendapatkan kartu itu karena, "Meskipun latar
belakang saya adalah peneliti genome tanaman, saya
banyak melakukan riset genetika mengenai kanker
manusia," ujarnya.
Kita pun seperti melihat sepenggal kecil sejarah
Indonesia yang sedang diputar ulang. Pada akhir
1955, ahli genetika (dulu pemuliaan) tanaman
kelahiran Jawa yang malang-melintang di Eropa dan
Amerika, Joe Hin Tjio, dicatat dengan tinta emas
dalam sejarah genetika karena temuannya tentang
genetika manusia. Ia menemukan bahwa kromosom
manusia berjumlah 46 buah—bukan 48 seperti
keyakinan ahli genetika manusia di masa itu ("The
Chromosome Number of Man. Jurnal Hereditas vol. 42:
halaman 1-6, 1956). Tjio—lahir pada 1916, wafat pada
2001—bisa menghitung kromosom itu dengan tepat
setelah ia menyempurnakan teknik pemisahan
kromosom manusia pada preparat gelas yang
dikembangkan Dr T.C. Hsu di Texas University,
Amerika Serikat.
3. Prof Dr. Khoirul Anwar: Terinspirasi Kisah
Fir'aun
Bangkai burung, balsam gosok, dan kisah mumi
Firaun. Siapa mengira tiga benda sepele itu ada
gunanya. Tapi itulah trio yang "menghidupkan" pria
kampung seperti Khoirul Anwar. Dia kini menjadi
ilmuwan top di Jepang. Wong ndeso asal Dusun Jabon,
Desa Juwet, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri,
Jawa Timur, itu memegang dua paten penting di
bidang telekomunikasi. Dunia mengaguminya. Para
ilmuwan dunia berkhidmat ketika pada paten
pertamanya Khoirul, bersama koleganya, merombak
pakem soal efisiensi alat komunikasi seperti telepon
seluler.
Graduated from Electrical Engineering Department,
Institut Teknologi Bandung (with cum laude honor) in
2000. Master and Doctoral degree is from Nara
Institute of Science and Technology (NAIST) in 2005
and 2008, respectively. Dr. Anwar is a recipient of IEEE
Best Student Paper award of IEEE Radio and Wireless
Symposium (RWS) 2006, California, USA.
Prof Dr. Khoirul Anwar adalah pemilik paten sistem
telekomunikasi 4G berbasis OFDM (Orthogonal
Frequency Division Multiplexing) adalah seorang
Warga Negara Indonesia yang kini bekerja di Nara
Institute of Science and Technology, Jepang.
Dia mengurangi daya transmisi pada orthogonal
frequency division multiplexing. Hasilnya, kecepatan
data yang dikirim bukan menurun seperti lazimnya,
melainkan malah meningkat. "Kami mampu
menurunkan power sampai 5dB=100 ribu kali lebih
kecil dari yang diperlukan sebelumnya," kata dia.
Dunia memujinya. Khoirul juga mendapat
penghargaan bidang Kontribusi Keilmuan Luar Negeri
oleh Konsulat Jenderal RI Osaka pada 2007.
Pada paten kedua, lagi-lagi Khoirul menawarkan
sesuatu yang tak lazim. Untuk mencapai kecepatan
yang lebih tinggi, dia menghilangkan sama sekali
guard interval (GI). "Itu mustahil dilakukan," begitu
kata teman-teman penelitinya. Tanpa interval atau
jarak, frekuensi akan bertabrakan tak keruan. Persis
seperti di kelas saat semua orang bicara kencang
secara bersamaan.
Istilah ilmiahnya, terjadi interferensi yang luar biasa.
Namun, dengan algoritma yang dikembangkan di
laboratorium, Khoirul mampu menghilangkan
interferensi tersebut dan mencapai performa (unjuk
kerja) yang sama. "Bahkan lebih baik daripada sistem
biasa dengan GI," kata pria 31 tahun ini.
Dua penelitian istimewa itu mungkin tak lahir bila dulu
Khoirul kecil tak terobsesi pada bangkai burung,
balsam yang menusuk hidung, serta mumi Firaun.
Bocah kecil itu begitu terinspirasi oleh kisah Firaun,
yang badannya tetap utuh sampai sekarang. Dia pun
ingin meniru melakukan teknologi "balsam" terhadap
seekor burung kesayangannya yang telah mati. "Saya
menggunakan balsam gosok yang ada di rumah,"
kata anak kedua dari pasangan Sudjianto (almarhum)
dengan Siti Patmi itu.
Khoirul berharap, dengan percobaannya itu, badan
burung tersebut bisa awet dan mengeras. Dengan
semangat, ia pun melumuri seluruh tubuh burung
tersebut dengan balsam gosok. Sayangnya, hari demi
hari berjalan, kata anak petani ini, "Teknologi balsam
itu tidak pernah berhasil." Penelitian yang gagal total
itu rupanya meletikkan gairah meneliti yang luar biasa
pada Khoirul. Itulah yang mengantarkan alumnus
Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung
tersebut kini menjadi asisten profesor di JAIST, Jepang.
Dia mengajar mata kuliah dasar engineering,
melakukan penelitian, dan membimbing mahasiswa.
Saat ini Khoirul sedang menekuni dua topik penelitian
yang dilakukan sendiri dan enam topik penelitian yang
digarap bersama enam mahasiswanya.
4. Andrivo Rusydi: Koki Teknologi Nano
Pemuda 33 tahun ini mesti wira wiri antarbenua
sepanjang tahun untuk menjalani riset-risetnya di
bidang teknologi nano. Ia memang salah satu dari
sedikit anak bangsa negeri ini yang menguasai
teknologi pengontrol skala atom dan molekul itu.
Sebuah keahlian yang—terutama—banyak dibutu*kan
di negara maju.
Maka negeri-negeri semacam Singapura, Amerika
Serikat, Jerman, dan Kanada membuka lebar-lebar
pintu riset bagi urang awak ini. Mari kita lihat jejak-
jejak kejeniusannya, yang sudah diakui dunia
internasional, itu. Saat ini Andri adalah peneliti tetap
dan pengajar mata kuliah nanotechnology dan
nanoscience di Universitas National Singapura (NUS).
Di universitas ini pula ia mendapatkan gelar profesor
pada usia 31 tahun. Sejak awal tahun ini, dia diangkat
menjadi anggota Singapore International Graduate
Award atau supervisi para doktor lulusan NUS.
Lalu, di Jerman, suami Sulistyaningsih ini menjadi
profesor tamu pada Center for Free Electron Laser dan
Institute for Applied Physics of University of Hamburg.
Di sini, selain mengajar, Andri membimbing
mahasiswa diploma sampai doktoral.
Penjelajahannya yang intensif di ranah teknologi nano
juga membuat sulung dari empat bersaudara ini juga
menjadi peneliti tamu di Departemen Fisika
Universitas Illinois di Urbana, Amerika Serikat, dan
Universitas British Columbia, Kanada.
Jejak akademisnya memang terpacak hingga ke
berbagai pelosok dunia. Tak hanya itu, teknik riset
yang ia kembangkan kemudian dimanfaatkan di
berbagai negara, antara lain Amerika Serikat, Prancis,
Korea, Jepang, Australia, Jerman, Kanada, dan Taiwan.
Dengan reputasi akademik internasional semacam
itu, Andri tak ingin terlena. Dia ingin berbakti kepada
tanah airnya untuk memajukan dunia ilmu di negeri
ini. Caranya lewat kerja sama penelitian dan beasiswa
tingkat doktoral dari dana-dana penelitian yang
diperolehnya
5. Dr Warsito P. Taruno: pemilik Edwar
Technology
Robot itu bernama Sona CT x001. Di sebuah jendela
ruko di perumahan Modernland, Tangerang, robot
yang dibekali dua lengan itu sedang memindai tabung
gas sepanjang 2 meter. Di bagian atas robot, layar
laptop menampilkan grafik hasil pemindaian. Selasa
dua pekan lalu itu, Sona—buatan Ctech Labs (Center
for Tomography Research Laboratory) Edwar
Technology—sedang diuji coba. Alat ini sudah dipesan
PT Citra Nusa Gemilang, pemasok tabung gas bagi
bus Transjakarta. "Di dalam ruko tidak ada tempat lagi
untuk menyimpan Sona dan udaranya panas," kata Dr
Warsito P. Taruno, pendiri dan pemilik Edwar
Technology.
Sona harus berada di ruangan yang suhunya di bawah
40 derajat Celsius. Perusahaan migas Petronas, kata
Warsito, tertarik kepada alat buatannya. Kini mereka
masih dalam tahap negosiasi harga dengan
perusahaan raksasa milik pemerintah Malaysia
tersebut. Selain Sona, Edwar Technology mendapat
pesanan dari Departemen Energi Amerika Serikat.
Nilai pesanan lumayan besar, US$ 1 juta atau sekitar
Rp 10 miliar.
Bahkan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun
memakai teknologi pemindai atau Electrical
Capacitance Volume Tomography (ECVT) temuan
Warsito. Lembaga ini mengembangkan sistem
pemindai komponen dielektrik seperti embun yang
menempel di dinding luar pesawat ulang-alik yang
terbuat dari bahan keramik. Zat seperti itu bisa
mengakibatkan kerusakan parah pada saat
peluncuran karena perubahan suhu dan tekanan
tinggi.
ECVT adalah satu-satunya teknologi yang mampu
melakukan pemindaian dari dalam dinding ke luar
dinding seperti pada pesawat ulang-alik. Teknologi
ECVT bermula dari tugas akhir Warsito ketika menjadi
mahasiswa S-1 di Fakultas Teknik Jurusan Teknik
Kimia, Universitas Shizuoka, Jepang, tahun 1991.
Ketika itu pria kelahiran Solo pada 1967 ini ingin
membuat teknologi yang mampu "melihat" tembus
dinding reaktor yang terbuat dari baja atau obyek
yang opaque (tak tembus cahaya). Dia lantas
melakukan riset di Laboratorium of Molecular
Transport di bawah bimbingan Profesor Shigeo
Uchida.
6. Sonja dan Shanti Sungkono: Si Kembar
Penakluk Berlin
Penampilan mereka memukau publik musisi klasik,
dari Eropa hingga Amerika. Diganjar pelbagai
penghargaan internasional bergengsi.
Suatu hari, di hadapan publik musik klasik Berlin,
Jerman, penampilan duo pianis kembar Sonja dan
Shanti Sungkono tampak eksotis. Di atas pentas,
tubuh kedua perempuan berwajah Jawa ini dibalut
kebaya dengan siluet brokat keperakan. Rambut
mereka disanggul. Penampilan keduanya jauh dari
penampilan panggung para musisi klasik yang
konservatif—yang umumnya muncul dengan gaun
panjang warna hitam.
Duet Sonja-Shanti tak sedang ingin tampil unik,
apalagi nyentrik, dengan gaya tersebut. Model
penampilan itu boleh dibilang telah menjadi ciri khas
sekaligus identitas mereka sebagai perempuan
Indonesia dalam pelbagai pentas di mancanegara.
Selain penampilan, dalam setiap pertunjukan,
keduanya selalu memperkenalkan diri sebagai duo
pianis Indonesia. "Dari penampilan saja kelihatan,
kami bukan orang Jerman," kata keduanya, yang sejak
1991 bermukim di Berlin.
Toh, bukan lantaran penampilan itu yang membuat
mereka memukau. Kepiawaian jari-jari mereka menari
di atas tuts pianolah yang dikagumi penikmat musik
klasik, baik di Jerman maupun di kota-kota besar lain
di mancanegara.
Bahkan permainan Sonja-Shanti telah mencuri
perhatian para musisi dan kritikus musik klasik Eropa.
Di Jerman, penampilan mereka dipuji sebagai, "Benar-
benar pertunjukan yang indah, mengagumkan, dan
profesional."
Prestasi mereka pun patut dibanggakan. Mereka
meraih Jerry Coppola Prize dalam lomba duet piano di
Miami, Amerika Serikat, pada 1999. Dua tahun
berturutturut, 2001 dan 2002, mereka menyabet Prize
Winners Juergen Sellheim Foundation di Hannover,
Jerman. Lalu pada 2002 menjadi juara ketiga Torneo
Internazionale di Musica di Italia. Terakhir, mereka
menggondol Prize Winners pada National Piano Duo
Competition di Saarbrucken, Jerman, pada 2003.
Album pertama mereka, Works for Two Pianos, dirilis
pada 2002. Dua tahun berselang, Sonja-Shanti
menelurkan album kedua bertajuk 20th Century Piano
Duets Collection. Kedua album berformat CD itu di
bawah label NCA Jerman. Peredaran album kedua
lebih luas dari yang pertama.
Selain di Jerman, album tersebut beredar di Prancis,
Italia, Austria, Swedia, Jepang, dan Amerika. Kedua
album itu juga mendapat apresiasi yang cukup
antusias dari sejumlah media musik klasik di Eropa.
Selain itu, kedua album tersebut masuk arsip
Perpustakaan Musik Naxos—produser musik klasik
dunia yang menyimpan sekitar 36 ribu album.
7. Ari Munandar: Executive Chef Asia Di Eropa
Koki asal Korea Selatan itu berusia di kisaran 30 tahun
dan bekerja di satu hotel di Praha. Suatu hari ia
meminta bertemu dengan Ari Munandar, ahli masak
kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah, yang sekarang
memimpin pasukan koki di Hotel Hilton Praque Old
Town, Praha, Republik Cek.
Tanpa basa-basi ia mengatakan ingin direkrut dan
bekerja di bawah Ari, yang jabatan resminya biasa
disebut executive chef atau chef de cuisine.
Mengapa? "Karena Anda satu-satunya executive chef
dari Asia di Eropa," begitu Ari menirukan ucapan koki
Korea Selatan itu kepada dirinya.
Executive chef merupakan jabatan sangat bergengsi,
apalagi di jaringan hotel top seperti Hilton. Ari, yang
baru berusia 37 tahun, sebelumnya tidak pernah
berpikir ia satu-satunya executive chef asal Asia di
hotel berbintang lima di Eropa. Tapi, setelah ia coba
mencari tahu, ucapan koki Korea itu mungkin benar.
Tidak ada nama Asia—termasuk dari Jepang—yang
menjadi executive chef di hotel prestisius di Eropa.
"Kecuali di Amsterdam, mungkin," kata Ari. Di
Amsterdam, ada beberapa koki top asal Indonesia.
Wajar bila Ari menepuk dada. Lebih bangga lagi
karena sekitar tiga bulan silam, saat mulai pindah ke
Zinc di Hilton Praque Old Town, ia masuk berita di
media massa setempat. Sebelum Ari masuk, Hilton
memiliki restoran bernama Maze yang dikelola koki
top yang bahkan sudah menjadi pesohor di Inggris,
Gordon Ramsay. Tiba-tiba saja Ramsay menarik Maze
dari Hilton sehingga mereka meminta Ari pindah ke
tempat mereka. Saat proses perpindahan Ari ke Hilton,
tanpa diduga Maze—yang sudah akan ditutup—
mendapat bintang Michelin. Anugerah ini
penghargaan paling bergengsi dunia bagi sebuah
rumah makan.

Sumber Rimanews

Salam penulis
ANCA | ancablogspot-anca.com
Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Jumat, 08 Maret 2013

PREDIKSI PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

ancablogspot (8.3.13) - Bank Indonesia
memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia
pada triwulan pertama 2013 mencapai 6,2 persen,
didukung terutama oleh kuatnya permintaan
domestik.
Pertumbuhan itu didorong sektor konsumsi yang
tumbuh cukup kuat sejalan dengan keyakinan
konsumen dan daya beli masyarakat yang
membaik, kata Direktur Grup Humas BI Difi A
Johansyah menjelaskan hasil Rapat Dewan
Gubernur BI Kamis di Jakarta.
Sementara itu, berbagai indikator menunjukkan
moderasi pertumbuhan investasi khususnya pada
investasi nonbangunan di tengah investasi sektor
bangunan yang masih cukup kuat. Indikasi moderasi
tersebut juga terlihat pada melandainya
pertumbuhan impor, khususnya impor barang
modal.
Di sisi lain, kinerja ekspor ke berbagai negara mitra
dagang utama, khususnya China, Amerika Serikat
(AS) dan India, diprakirakan membaik.
Untuk keseluruhan tahun 2013, setelah
memperhitungkan aktivitas ekonomi pada triwulan-
triwulan selanjutnya, termasuk pengeluaran untuk
persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014,
pertumbuhan ekonomi diprakirakan akan cenderung
mengarah ke batas bawah kisaran 6,3 - 6,8 persen.
Di sisi eksternal, BI memperkirakan defisit transaksi
berjalan menurun pada triwulan I-2013. Defisit
transaksi berjalan yang menurun tersebut didukung
oleh ekspor yang cenderung meningkat sejalan
dengan membaiknya harga komoditas
internasional.
Sementara itu, impor nonmigas diprakirakan
cenderung melemah di tengah risiko semakin
meningkatnya impor migas yang perlu terus
diwaspadai.
Di sisi lain, arus modal masuk, baik dalam bentuk
investasi langsung (FDI) maupun investasi
portofolio, diprakirakan masih cukup tinggi di tengah
masih besarnya kebutuhan likuiditas valas
domestik, antara lain untuk keperluan impor migas.
Dengan perkembangan tersebut di atas, cadangan
devisa sampai dengan akhir Februari 2013
mencapai 105,2 miliar dolar AS atau setara dengan
5,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
Pemerintah, di atas standar kecukupan
internasional.
Pada bulan Februari 2013, tekanan depresiasi
terhadap rupiah cenderung mereda sehingga
mencapai rata-rata 9.680 per dolar AS.
Dibandingkan dengan posisi awal tahun 2013,
Rupiah menguat sebesar 0,31 persen.
Kebijakan stabilisasi nilai tukar yang ditempuh Bank
Indonesia, termasuk penguatan mekanisme
intervensi valas dan pembentukan referensi nilai
tukar rupiah di pasar domestik, mampu
meningkatkan kepercayaan pasar.
Selain itu, stabilitas nilai tukar juga didukung dengan
masuknya aliran dana nonresiden ke instrumen
rupiah yang mencapai Rp27,6 triliun. Ke depan, Bank
Indonesia terus menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah
sesuai dengan kondisi fundamental perekonomian.
Sementara pertumbuhan kredit hingga akhir Januari
2013 mencapai 23 persen (yoy), relatif stabil
dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kredit
modal kerja dan kredit investasi masih tumbuh
cukup tinggi sebesar 24 persen (yoy) dan 25,5
persen (yoy). Sedangkan kredit konsumsi tumbuh
19,8 persen (yoy).
Ke depan, Bank Indonesia meyakini stabilitas sistem
keuangan akan tetap terjaga dengan fungsi
intermediasi perbankan yang akan meningkat
seiring dengan peningkatan kinerja perekonomian
nasional.

Sumber: Antara

Salam penulis
ANCA | ancablogspot.com



Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Selasa, 05 Maret 2013

SERANGAN UDARA DILANCARKAN SELEPAS ITU PERTEMPURAN PENUH BERMULA

Gambar F 18 hornet


ancablogspot(5.3.13)
10.00 pagi: Hospital di Tungku tutup dan seorang
penduduk kampung berkata, satu halangan telah
diletakkan bagi melarang orang ramai memasuki
bandar itu.
9.50 pagi: Banyak ambulans dihantar dari Tawau.
Pengamal media dilarang memasuki kawasan Felda
16 dekat bandar Cenderawasih.
9.45 pagi: Kira-kira 300 penduduk kampung di balai
raya Tanjung Labian meminta makanan apabila
mereka tidak mendapatkannya sejak malam Isnin.
Mereka menyelamatkan diri dari Tanjung Batu
selepas mendengar terdapat laporan mengenai
penceroboh bersenjata.
8.30 pagi: Trak tentera dilihat memasuki kawasan
itu. Skuad elit tentera dan polis berada di darat dan
dipercayai terlibat dalam tembak-menembak
dengan lelaki bersenjata.
7.30 pagi: Sekurang-kurangnya enam letupan
berterusan didengari dan wartawan di resort
Sahabat 16 berkata, jet kembali terbang rendah.
7 pagi: Beberapa jet pejuang melalui kampung
Tanduo, diikuti dengan tembakan meriam.
Hawk
LAHAD DATU: Serangan pada waktu subuh
dilakukan bagi mengusir baki kumpulan bersenjata
Sulu, kata Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Tun
Razak pada Selasa, dalam satu kenyataan ringkas.
Jet pejuang pada awal pagi Selasa mulai terbang
rendah melalui kumpulan bersenjata yang
mengepung kampung Tanduo sejak 9 Februari.
Letupan berterusan didengari apabila polis dan
tentera mengambil langkah menentang lelaki
bersenjata yang dilaporkan membuat tembakan
kembali.
Keadaan di sekitar Tanjung Labian, kira-kira 7
kilometer dari kampung Tanduo di Felda Village 17
begitu tegang dengan lebih 300 penduduk kampung
berkumpul di balai raya yang mendengar letupan.
KUALA LUMPUR: Sejurus selepas pengumuman
oleh Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak awal
jam 7 pagi tadi, pihak tentera melancarkan serangan
ke kawasan penceroboh dalam Kampung Tanduo,
Felda Sahabat, di Lahad Datu.
Menurut laporan The Star Online, pertempuran
bermula antara penceroboh bersenjatan dan
pasukan keselamatan sejak awal pagi tadi.
Bunyi tembakan dan jet pejuang dilihat berkeliaran
sekitar kawasan Felda Sahabat. Empat letupan juga
kedengaran di Kampug Tanduo, lapor akhbar harian
tersebut.
Kumpulan 200 orang bersenjatan tersebut yang
mendakwa diri sebagai Tentera Diraja Kesultanan
Sulu telah mendapat pada 9 Februari untuk
menunaikan hajat tuntutan sultan mereka keatas
negeri Borneo tersebut.
Panglima Angkatan Tentera Jeneral Tan Sri Zulkifeli
Mohd Zin semalam berkata tujuh lagi batalion askar
telah dihantar ke Sabah sejak Sabtu lalu, dengan
lima di Lahad Datu dan setiap satu lagi di Sandakan
dan Tawau.
Zulkifli berkata walaupun pengganas Filipina
tersebut hanya kelihataan di Kampung Tanduo,
Lahad Datu serta juga di Kampung Lormalong dan
Kampung Dasar Lama sekitar Kunak, pasukan
keselamatan dihantar ke Sandakan dan Tawau
untuk menjaga keselamatan penduduk dikawasan
tersebut.
"Kita bekerjasama dengan polis dan pasukan
keselamatan mereka untuk menjaga negara kita,"
kata beliau.
Trak tentera yang berderet membawa anggota
tentera kelihatan menuju ke Kampung Tanduo di
Felda Sahabat, yang dikatakan dua kali saiz negara
Singapura dengan 57 perladangan.
Setiausaha Majlis Keselamatan Negara (MKN) Datuk
Mohamed Thajudeen Abdul Wahab pula
memberitahu New Straits Times peningkatan
anggota daripada Agensi Penguatkuasaan Maritim
Malaysia, polis marin, tentera lalu dan tentera udara
yang mengawal dan menjalankan pemantauan
sejak dua hari lalu.
Tempur Di Kampung Tanduo Dilancarkan
Sepenuhnya
KG TANDUO: Pertempuran darat dipercayai berlaku
di kampung Tanduo.
Tembakan meriam dihentikan dan jet pejuang
dipercayai telah melakukan tugas mereka.
Tiada letupan didengari lagi.
Jets tidak dilihat terbang melalui kampung itu yang
berlakunya serangan tembakan pada sejak pukul 7
pagi.
Butiran bilangan mangsa di kalangan anggota
kumpulan bersenjata Sulu, yang diketuai oleh Raja
Muda Azzimudie Kiram, dan pasukan keselamatan
tidak diketahui.
Bagaimanapun, ambulans dari Tawau dan Lahad
Datu telah diletakkan dalam keadaan bersiap sedia
dilihat menuju keluar.
Sebuah helikopter Nuri turut dilihat membawa
tentera dari Cenderawasih kepada barisan hadapan
di kampung Tanduo.
Persisiran kampung Tanduo tenang apabila pihak
berkuasa maritim dan tentera laut berada di situ
melakukan pemantauan terhadap kemungkinan
serangan balas dari kumpulan bersenjata di selatan
Filipina yang mengancam untuk melakukan
serangan di bandar pantai timur Sabah sekiranya
kampung Tanduo diserang.
Walaupun terdapat laporan penceroboh dilihat
muncul dari Kinabatangan dan kawasan-kawasan
lain, polis mengisytiharkan keadaan di seluruh
Sabah kini terkawal.

Dari berbagai sumber

Salam penulis
ANCA | ancablogspot-anca.blogspot.com



Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Senin, 04 Maret 2013

MALAYSIA HADAPI ANCAMAN G SERANGAN ERILYA BANDAR

ancablohspot, — Zainuddin Maidin
MARCH 04, 2013
— Setelah penyelesaian tuntutan Fipilina ke
atas Sabah, kerajaan Malaysia menampakkan
keyakinan penuh tidak akan timbul kebangkitan untuk
mengambil semula Sabah dengan tindakan
bersenjata. Ancaman yang bersifat pencolekan dan
pencerobohan dari Filipina yang berlaku dari semasa
ke semasa lebih diketahui sebagai tindakan lanun
yang tiada jelas hubungannya dengan politik.
Bagaimanapun, pencerobohan Tentera Diraja
Kesultanan Sulu di Lahad Datu yang setakat ini
mengorbankan tujuh anggota keselamatan Malaysia
(dua komando dan lima anggota polis) oleh penembak
tepat (sharpshooter) atas alasan mahu Sabah
dikembalikan kepada mereka, mencetuskan beberapa
persoalan tentang kedudukan keselamatan negara
sekarang dan juga taraf keupayaan pengawal negara;
polis dan tentera, terutama bahagian Perisikan Tentera
dan Unit Cawangan Khas Polis Di Raja Malaysia.
Anggapan bahawa pencerobohan itu datang hanya
dari tentera asing tanpa kerjasama rakyat tempatan
atau pemastautin tetap dari Selatan Filipina tidaklah
bagitu tepat oleh kerana menurut laporan akhbar,
tentera Kesultanan Sulu itu telah berada di beberapa
kawasan di Sabah sejak empat bulan lalu. Tentunya
mereka telah mengatur perancangan serangan yang
berstrategik dan taktik yang rapi.
Bahawa tentera kesultanan ini dapat bertahan dan
dapat melepaskan tembakan tepat ke sasaran,
membuktikan bahawa mereka cukup terlatih dan
mempunyai alat pemantauan keselamatan yang
cukup canggih.
Bahawa Pasukan Keselamatan menaburkan risalah
menerusi helicopter supaya mereka menyerah diri
menampakan betapa kita masih menggunakan
strategi zaman penjajah yang sudah outdated.
Peristiwa ini juga membuka mata kita terhadap
kemungkinan besar akan boleh berlaku gerakan gerila
bandar (urban guerilla) menggantikan perjuangan
pengganas komunis di hutan rimba dengan adanya
pelbagai anasir di dalam kemasukan jutaan pendatang
asing yang dimudahkan oleh perasuah di pintu masuk
negara kita. Tentunya di antara mereka terdapat
perisek, pengintip dan sebagainya selain dari
penjenayah yang lebih mudah untuk ditangani.
Keadaan sekarang adalah berbeza dengan sebelum
berlaku konfrantasi Indonesia di tahun enam puluhan
di mana ketika itu jumlah rakyat asing yang berada di
negara ini terutama dari Indonesia dan Filipina adalah
kecil .Pergerakan mereka lebih mudah lagi dengan
adanya pemimpin-pemimpin politik Malaysia yang
menjadi alat kuasa asing.
Peristiwa Lahad Datu tentunya telah menggemparkan
dunia, kerana Malaysia dan Singapura di ketahui di
Asia sebagai dua buah negara yang mempunyai taraf
keselamatan yang tinggi. Seperti terkejutnya kita
dengan peristiwa pengembomam di London pada 7
June 2005, maka demikianlah dunia gempar dengan
letupan pencerobohan berdarah di Lahad Datuk Sabah.
Malaysia diketahui mempunyai kecekapan dalam
memantau gerakan militan Islam seperti gerakan
Jemaah Islamiah Nusantara yang hendak menegakkan
Darul Islam di Nusantara, tetapi tentunya tidak terfikir
bahawa Tentera Kesultanan Sulu boleh mendatangkan
bahaya lebih besar kepada negara.
Satu demi satu wira kita telah gugur dengan tembakan
tepat dan tentunya mereka ini telah melalui taraf
latihan yang kental dan bukan sebarangan dan tidak
boleh ditolak kaitannya dengan Gerakan Jemaah
Islamiah Nusantara sekalipun kemungkinannya adalah
tipis.
Dan jika benar ada rakyat negara ini yang terlibat
dalam membantu penyusupan, perancangan dan
serangan dalaman maka mereka mestilah
menghadapi balasan dan hukuman yang setimpal
dengan dosa mereka sebagai pembelot dan
penderhaka negara.
Apakah persitwa ini juga merupakan akibat dari
penghapusan ISA yang walaupun pihak perisek telah
mengetahui kegiatan anasir musuh dari dalam lebih
awal, tetapi tidak dapat bertindak tanpa bukti untuk
dihadapkan ke mahkamah. — zamkata.blogspot.com


Diulas oleh: ZAINUDDIN MAIDIN
Dipetik dari: The Malaysian insider

Salam penulis
ANCA | ancablogspot-anca.blogspot.com


Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Sabtu, 02 Maret 2013

KISAH TENTERA AMERIKA KINI JADI IMAM

Gambar Khallid


ancablogspot (2.3.13)

Postur badan yang tinggi, besar dan berkulit hitam
mungkin pemandangan umum di angkatan darat AS.
Namun, ada satu hal yang membuatnya cukup ketara
iaitu bulan sabit bersulam hitam pada di topi rasminya.
Ya, itulah penampilan seharian Mayor Khallid Shabazz
ketika berseragam rasmi.
Dengan lambang itu, Khallid dikenali sebagai seorang
Imam yang mewakili perwakilan Muslim dalam tentera
AS. Dengan kedudukannya itu, Khallid selalu mendapat
perhatian lantaran polisi AS melawan kelompok Muslim
selama satu dekad.
"Saya bukan seorang imam, tapi saya seorang
Muslim," katanya seperti dilaporkan agusta.com, Isnin
(6/2).
Ketika ini, AS menempatkan sejumlah imam dalam
beberapa lokasi strategik. Khallid sendiri ditempatkan
di Jerman. Di sana dia bertugas membimbing tentera
AS yang Muslim. Namun, dalam tugasnya dia juga
memberikan arahan kepada tentera AS beragama
Kristian.
Sebelum memeluk Islam, Khallid yang dahulu bernama
Michael Barnes merupakan individu yang dibesarkan
dalam keluarga Kristian yang taat. Semasa remaja,
Khallid banyak melalui perkara pahit yang paling teruk
ketika dia dipukul dan ditembak oleh kumpulan yang
tidak dikenali.
Selanjutnya, kehidupan Khallid berubah drastik setelah
dia diwajibkan mengikuti latihan ketenteraan. Baginya,
kewajipan itu menjanjikan harapan baru berupa
kehidupan yang lebih baik. Memang benar, kehidupan
tentera sangat sesuai untuk Khallid. Tapi
kedudukannya sebagai tentera barisan hadapan
membuatnya sengsara.
Suatu ketika, dia mendapati sebuah perbincangan
agama dengan seorang Muslim. Dari perbincangan itu,
ada perubahan perspektif dalam dirinya tentang
agama. Dia pun memutuskan memeluk Islam.
Keputusannya itu mendapat cemuhan dari pihak
atasannya. "Mengapa anda melakukan sesuatu yang
bodoh," kata dia.
Melihat komen itu, Khallid terpukul. Namun, seorang
pendeta Katolik menyarankannya untuk menjadi
ulama tentera. "Sepertinya itu adalah wahyu. Saya
merasa ada hal yang harus dikerjakan," tenang Khallid.
Dia memulakan niat itu dengan menukar namanya
menjadi Khallid Shabbaz. Dia pelajari bahasa Arab dan
Islam di Jordan.
Tugas besarnya pun bermula pada 2004. Ketika itu, dia
ditugaskan untuk menjadi ulama bagi tahanan
pengganas di penjara Guantanamo, Cuba. Dia
menggantikan ulama bernama Yusuf Lee yang ditahan
atas tuduhan hasutan. "Ketika itu, saya tidak punya
waktu untuk takut," katanya.
Khallid mula merasa seperti orang buangan di
Guantanamo. Sebagai seorang imam tanpa janggut,
berikut dengan seragam tentera Amerika. Para
tahanan umumnya tidak percaya padanya. Para
penjaga di Guantanamo pun tidak terlalu tertarik pada
seorang lelaki yang melayani musuh Amerika. "Inilah
bahagian yang sukar dari hidup saya. Padahal aku
tidak memihak sesiapa," kata dia.
Khallid akhirnya menarik perhatian saudara-
saudaranya melalui keperibadian dan kemampuannya
dalam bermain bola keranjang. Dia berjaya
menjalankan misinya sebagai duta bagi tentera, AS
dan Islam. "Ketika mereka berinteraksi dengan saya,
saya mempunyai bola untuk dimainkan dengan orang-
orang ini," katanya dia.

Sumber: agusta.com

Salam penulis

ANCA | ancablogspot-anca.blogspot.com


Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

Jumat, 01 Maret 2013

TENTARA SULTAN SULU TETAP BERTAHAN DI SABAH

Gambar ilustrasi


ancablogspot (1.3.13)
dikemaskini Jurucakap Jabatan Hal Ehwal Luar Filipina,
Raul Hernandez dilaporkan berkata pencerobohan
pengikut sultan Sulu di Sabah telah tamat.
ABS-CBNnews memetik Hernandez berkata bahawa
pihak berkuasa Malaysia, khususnya pasukan polis,
sedang memburu kumpulan tersebut.
Menurutnya, dua anggota polis Malaysia terbunuh dan
seorang lagi cedera selepas kenderaan mereka
ditembak oleh kumpulan tersebut.
ABS-CBNnews memetik Hernandez sebagai berkata duta
telah memaklumkan bahawa pencerobohan itu telah
tamat.
Hernandez berkata, jabatan halehwal luar (DFA) sedang
mengesahkan laporan dari pengikut Sultan Jamalul
Kiram bahawa 10 pengikut Azzimudie terbunuh dan
empat yang lain cedera.
"Apa yang kita tahu dari duta Malaysia ialah 10 pengikut
Azzimudie menyerah diri dan pemilik rumah tempat
Azzimudie tinggal telah
terbunuh. Di pihak berkuasa Malaysia, dua orang
terbunuh dan seorang cedera selepas kenderaan polis
Malaysia ditembak oleh kumpulan tersebut," demikian
menurt kenyataan Hernandez.
Laporan itu juga menyebut bahawa dua pengikut
Azzimudie telah melarikan diri ke arah laut, menurut
Duta Malaysia.
Manila juga telah meminta kebenaran untuk
membolehkan kapal Tentera Laut Filipina, AT-296 BRP
Tagbanua, ke Lahad Datu untuk
membolehkan kakitangan perubatan Filipina merawat
mereka yang cedera dan membawa pulang baki
anggota kumpulan itu ke kampung dan keluarga
masing-masing.
Sementara itu, akhbar The Star melaporkan polis di
Lahad Datu berkata mereka tidak menerima sebarang
arahan untuk menguatkuasakan perintah darurat.
Ketua Polis Daerah Semporna Timbalan Supt Firdaus
Francis Abdullah berkata mereka semua bersiap sedia,
bersama-sama dengan pasukan keselamatan lain.
"Kami masih belum menerima apa-apa perintah darurat
dari pihak berkuasa atasan," kata Firdaus, sambil
menambah bahawa langkah berjaga-jaga adalah perlu
dan rakyat perlu bertenang.
"Ramai yang bimbang masalah itu akan merebak ke
Semporna, tetapi sebenarnya tidak perlu bimbang di sini
sebagai lelaki bersenjata Sulu telah dikepung di Lahad
Datu," katanya.
Pihak polis juga menasihatkan orang ramai untuk tinggal
di dalam rumah dan jangan mendengar khabar angin.

Sumber: malaysiakini

Salam penulis

ANCA | ancablogspot-anca.blogspot.com

Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

10 JALAN MAUT DI DUNIA

Ilustrasi gambar


ancablogspot (1.3.13)
Inilah jalan-jalan paling berbahaya di dunia yang
memakan korban ratusan orang tewas setiap
tahunnya.

1. Jalan Maut di Bolivia
Jalan Yungas Utara, juga dikenal sebagai jalan maut,
membentang sejauh 61 sampai 69 km dari La Paz
(ibukota Bolivia) ke Coroico di daerah Amazon di
kawasan Yungas, Bolivia. Begitu berbahayanya hingga
melegenda. Pada tahun 1995 Inter American
Development Bank membabtisnya sebagai "jalan
paling berbahaya di dunia". Diperkirakan 200-300
orang tewas tiap tahun di jalan tersebut. Sepanjang
jalan itu banyak salib berdiri menandai banyak tempat
kendaraan-kendaraan mengalami kecelakaan.
Di akhir 2006, setelah dibangun selama 20 tahun,
sebuah jalan baru (by-pass) dari La Paz ke Coroico
dibuka untuk umum. Jalan baru ini mencirikan
konstruksi modern (jembatan, drainase, dll), jalur
ganda, trotoar, pagar pengaman dan banyak elemen
lain yang membuatnya jauh lebih aman dibandingkan
jalan lama. Akibatnya sekarang ini jauh lebih sedikit
orang memakai jalan Yungas Utara yang lama, meski
justru banyak para petualang bersepeda menikmati
sensasi bahaya di sana.

2. Terowongan Guoliang di Cina
Jalan di pegunungan Taihang ini dibangun oleh
penduduk desa setempat. Diperlukan 5 tahun untuk
menyelesaikan terowongan sepanjang 1.200 meter itu,
dengan tinggi kira-kira 5m dan lebar 4m. Sejumlah
penduduk tewas oleh kecelakaan selama
pembuatannya; namun penduduk lainnya dengan
tabah tetap melanjutkannya.
Pada tanggal 1 Mei 1977, terowongan itu dibuka untuk
lalu lintas. Letaknya di provinsi Hunan, Cina.

3. Ruta 5 : Jalan Antara Arica ke Iquique di Chili
Jalan antara Arica ke Iquique ini terkenal
berbahayanya, melalui lembah-lembah teramat dalam
dan berkelok-kelok, serta di dasar lembah nampak
banyak kerangka mobil korban kecelakaan. Kadang-
kadang bila anda di situ menyaksikan mobil dan bis
melintas dengan kecepatan tinggi, anda mungkin
mengira mereka dengan bodohnya menantang maut
atau mereka justru hantu yang sedang lewat.
Penampakan seperti itu dimungkinkan oleh
pemandangan sekitarnya yang sunyi terpencil dan
berwarna membosankan. Maka bila berkendaraan di
sana harus dengan konsentrasi penuh dan
menghindari mengkonsumsi bahan-bahan yang dapat
menyebabkan halusinasi.

4. Jalan Siberia ke Yakutsk di Rusia
Jalan raya federal Rusia ini menghubungkan Moskow
dengan Yakutsk di mana pernah tercatat suhu
terdingin di luar Antartika. Yakutsk adalah kota terbesar
yang pernah dibangun di atas tanah yang selalu beku.
Kebanyakan rumah dibangun diatas balok-balok beton
karena tanahnya beku sepanjang waktu.
Apa hubungan semua itu dengan kenyataan sebagai
salah satu jalan paling berbahaya di dunia?
Selama musim dingin yang kira-kira 10 bulan,
berkendaraan ke dan dari Yakutsk menghadapi
tantangan salju lebat, es dan penglihatan terbatas.
Namun kondisi jalan di musim dingin ini bagaikan
piknik saja bila dibandingkan dengan kondisinya di
bulan Juli dan Agustus ketika hujan musim panas
menghantam jalan tak beraspal itu membuatnya
menjadi kubangan Lumpur.
Jalan tersebut tak bisa diaspal atau diperluas karena
tanahnya selalu beku. Bisa sampai terjadi ribuan
kemacetan lalu lintas di masa seperti itu, dan di saat-
saat kemacetan seperti itu, para pengendara dan
pemakai jalan lainnya yang terjebak, bisa melewatkan
waktu dengan menjarah, berkelahi atau menculik
orang-orang yang lewat. Itulah bajak lumpur Siberia.

5. Jalan Raya Sichuan – Tibet di Cina
Di Cina, angka kematian oleh kecelakaan lalu lintas
hamper berlipat dua selama 20 tahun terakhir
(1985-2005), naik dari 3.9 ke 7.6 per 100.000 warga.
Salah satu penyumbangnya tak pelak lagi adalah jalan
raya Sichuan – Tibet, sebuah jalan di dataran tinggi
antara Chengdu dan Tibet dimana sering terjadi tanah
longsor dan longsoran batu.
Jalan raya tersebut mempunyai panjang 2.412km,
mulai dari Chengdu di Sichuan di sebelah timur dan
berakhir di Lhasa, Tibet di sebelah barat. Jalan itu
membentang melalui Ya'an, Garze dan Chamdo,
menyelusuri 14 gunung yang tingginya rata-rata
4.000-5.000 meter, menyeberangi lusinan sungai
terkenal (seperti sungai Dadu, Jinsha, Lantsang,
Nujiang), melintasi hutan tua dan banyak sekali bagian
berbahaya. Namun dibalik itu, sepanjang jalan tersaji
pemandangan spektakuler dan juga dijumpai budaya
etnis yang unik.

6. Jalan Raya James Dalton di Alaska
Jalan raya James Dalton ini adalah jalan berkerikil
sepanjang 414 mil. Dari belokan Livengood di jalan
raya Elliot, lurus menuju utara, melintasi tundra kutub
sampai ke bagian-bagian paling utara Alaska. Alyeska
membangun bagian jalan yang sulit sepanjang 360
mil, sekarang dikenal sebagai jalan raya Dalton, dari
sungai Yukon ke Teluk Prudhoe, dengan biaya 150 juta
dollar guna memasok fasilitas minyak di dataran utara.
Jembatan jalur pipa menyeberangi sungai Yukon
(sungai ini panjangnya 1875 mil) adalah satu-satunya
tempat penyeberangan sungai di Alaska itu.
Memang ini bukan untuk pengendara yang nyalinya
ciut atau mereka yang memakai kendaraan baru. Itu
masih merupakan rute utama untuk memasok lading-
ladang minyak di Teluk Prudhoe, dan anda harus
berbagi jalan dengan trailer atau traktor yang besar-
besar. Kaca depan mobil maupun lampu depan sering
terkena batu-batu yang terlontar. Kebanyakan
perusahaan rental mobil tidak mau menyewakan
mobilnya bila dipakai melewati Jalan Dalton itu. Truk-
truk yang melaju kencang di jalur tersebut,
melontarkan debu atau Lumpur tebal, membuat
penglihatan hamper-hampir tertutup total. Lubang-
lubang jalan sudah banyak menyebabkan kerusakan
pada kendaraan hingga memerlukan perbaikan,
namun stasiun bensin serta bengkel praktis tak
diketemukan disana. Jangan coba-coba berkendaraan
di jalan Dalton tersebut kecuali anda memakai mobil
berpenggerak 4 roda, membawa CB radio, bekal
bensin cukup, makanan, ban cadangan dan sekoper
perbekalan lain.

7. Jalan Patiopoulo – Perdikaki di Yunani
Ini berupa lintasan sempit, kotor, padat lalu-lintasnya,
membentang dari Patiopoulo ke Perdikaki di Yunani.
Jalannya memiliki tanjakan dan turunan yang curam,
berbahaya sebab banyak lubang besar namun sedikit
pengaman bagi kendaraan yang melintas disitu.
Jalannya sempit, serta di kiri dan kanannya langsung
berhadapan dengan jurang tanpa ada pagar
pengaman atau apapun yang bisa menahan
kendaraan jatuh ke bawah. Setiap tahun banyak orang
tewas disini. Jalan itu dipakai oleh pejalan kaki, ternak,
truk, bus dan mobil. Ini betul-betul jalan yang
berbahaya, sebagian besar hanya ada kerikil di
permukaannya. Tidak ada garis tanda apapun yang
menandai di mana pinggiran jalannya. Malam hari
jalan ini semakin berbahaya dan kebanyakan
kecelakaan terjadi di malam hari.

8. Trollstigen di Norwegia
Trollstigen (tangga Troll) adalah jalan pegunungan di
Rauma, Norwegia. Itu merupakan bagian dari jalan
nasional Noerwegia no. 63 yang menghubungkan
Andalsues di Rauma dengan Valldal di Norddal. Jalan
ini menjadi daya tarik popular bagi para turis karena
kecuramannya yang 9% dan adanya sebelas tikungan
amat tajam yang menanjak di lereng gunung. Makin ke
atas jalan makin menyempit dengan belokan-belokan
tajam. Meski di tahun-tahun belakangan sudah
diperlebar, kendaraan yang panjangnya lebih dari
12.4m dilarang melewati jalan tersebut.
Di puncak tersedia tempat parker yang luas dimana
para turis dapat menyimpan mobil, lalu dari situ
berjalan selama 10 menit ke sebuah ketinggian seperti
balkon. Dari tempat tersebut mereka bisa melihat jalan
dengan segenap belokannya dan juga air terjun
Stigfossen. Air terjun ini nampak indah, mengalir jatuh
setinggi 320m sepanjang tepi gunung.

9. Jalan A682 di Inggris
Jalan A682 ini terletak antara belokan 13 jalan M65
dengan Long Preston, dan menjadi jalan terburuk di
Inggris sebab selama 10 tahun terakhir telah
menyebabkan hamper 100 kecelakaan. Jalan A682 itu
berupa satu jalur sepanjang 14 mil membentang dari
belokan 13 jalan M65 dekat Nelson, Lanchs, ke long
Preston di YorkShire utara. Dalam 3 tahun terakhir,
terjadi 22 kecelakaan berat – dua diantaranya
memakan korban jiwa. Para ahli menyimpulkan setiap
tahunnya terjadi 0.5 kematian untuk setiap 10 mil.
Di waktu subuh hari minggu, jalan itu menjadi favorit
bagi pengendara sepeda motor.

10. Jalan Lintas Stelvio Trollstigen di Italia
Jalan ini merupakan jalan lintas gunung yang tertinggi
di Alpen timur dan kedua yang tertinggi di pegunungan
Alpen sesudah jalan Col de I'lsevon (2.770m). Jalan
lintas Stelvia ini menghubungkan daerah Valtellina
dengan lembah Adige atas serta Merano. Letaknya di
pegunungan Alpen Italia, dekat Bormio dan Sulden,
75km dari Bolzano, dekat perbatasan dengan Swiss.
Meski barangkali tidak segawat jalan-jalan maut
lainnya, namun yang pasti jalan ini mendebarkan
jantung. Buku tur menyarankan bahwa pendakian
paling berat dan spektakuler adalah dari arah Prato,
sedangkan dari arah Bormio lebih ringan. Memiliki 48
tikungan tajam, jalan ini dianggap jalan dengan
rangkaian belokan tajam yang terbaik di pegunungan
Alpen

Sumber: nyebur.com

Salam penulis

ANCA | ancablogspot-anca.blogspot.com


Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

La Pattawe Matinroe ri Bettung Raja Bone ke-9 Tahun 1565-1602

La Pattawe Matinroe ri Bettung Raja Bone ke-9 Tahun 1565-1602 La Pattawe Daeng Soreang Matinroe ri Bettung (Bulukumba) adalah raja Bone ke-9...